Kali ini saya kembali update blog dengan distro linux yang dikreasikan oleh Dinus Open Source Community (DOSCOM) yang berorientasi pemrograman yang diturunkan dari Ubuntu. Distro ini diberi nama TeaLinuxOS dengan menghadirkan filosofi, “Nikmatnya sebuah racikan”,
TeaLinuxOS dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk
menghasilkan distro Linux pemrograman yang dikhususkan untuk dunia
pendidikan. Dengan desktop environment LXDE Tea Linux OS 5.0 Kukicha Tea menghadirkan kecepatan dan kestabilan sistem operasi ini. Untuk rilis kali ini sudah yang ke lima kalinya.
Seperti biasanya, setelah mendapatkan file ISO-nya, saya pun membuatnya menjadi Live-USB dengan bantuan Program MultiSystem. Setelah berhasil, saya pun mencobanya di NoteBook saya ini. Setelah berhasil boot, tampilan desktopnya begitu khas, beda dari yang lain. Adapun tampilanya yang sempat saya buat dengan ScreenShoot seperti tampak pada gambar berikut.


















