Tampilkan postingan dengan label Karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Mei 2013

Review TeaLinuxOS 5.0 Kukicha Tea

Kali ini saya kembali update blog dengan distro linux yang dikreasikan oleh Dinus Open Source Community (DOSCOM) yang berorientasi pemrograman yang diturunkan dari Ubuntu. Distro ini diberi nama TeaLinuxOS dengan menghadirkan filosofi, “Nikmatnya sebuah racikan”, TeaLinuxOS dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux pemrograman yang dikhususkan untuk dunia pendidikan. Dengan desktop environment LXDE Tea Linux OS 5.0 Kukicha Tea menghadirkan kecepatan dan kestabilan sistem operasi ini. Untuk rilis kali ini sudah yang ke lima kalinya.
Seperti biasanya, setelah mendapatkan file ISO-nya, saya pun membuatnya menjadi Live-USB dengan bantuan Program MultiSystem. Setelah berhasil, saya pun mencobanya di NoteBook saya ini. Setelah berhasil boot, tampilan desktopnya begitu khas, beda dari yang lain. Adapun tampilanya  yang sempat saya buat dengan ScreenShoot seperti tampak pada gambar berikut.



Selasa, 21 Mei 2013

Review Comal Linux 04.34H Jami' Qibly

Akhirnya update blog juga, lama juga nie baru update. Tidak apa-apalah, yang penting update. Kali ini, saya kembali mereview Distro linux yang didesain oleh teman-teman dari Comal. Linux yang satu ini sengaja didesain untuk komputer lawas (alias komputer jadul, tetapi masih berfungsi dengan normal). Daripada komputernya tidak digunakan, lebih baik dipasang linux, dengan linux yang satu ini, bakalan berfungsi lagi deh tuh komputer, lumayan kan bisa dipakai untuk belajar.
Distro linux yang saya maksud ini adalah Comal Linux, untuk rilis yang ke-10 ini merupakan versi 03.34H final Jami' Qibly atau Masjid Dekat Qiblat yang dipublikasikan pada Robi'ul Akhir 1434H. Setelah saya mendapatkan file ISO-nya, saya pun membuatnya menjadi Live-USB. Setelah saya boot di NoteBook saya, ternyata tidak berhasil (loading terus "Starting up X11 session manager"). Saya pu mencobanya lagi di Laptop, hasilnya sama.
Saya pun jadi penasaran (apa penyebabnya), saya burning deh tuh file ISO-nya. Saya coba lagi di Laptop tadi, ternyata hasilnya sama juga, tidak berhasil. Saya pikir ini mungkin karena distro yang satu ini didesain untuk komputer lawas, makanya tidak berhasil. Saya pun kembali mencobanya dengan menggunakan PC (Personal Computer), dan ternyata berhasil (Spesifikasi PC : Intel Pentium 4 1,7 GHz, 768 MB RAM, Nvidia GeForce2 MX). Setelah berhasil, adapun tampilannya yang sempat saya buat dengan ScreenShoot dapat dilihat pada gambar berikut ini.



Minggu, 28 April 2013

Review Linux BIASAWAE v3.0 Daun Muda

Hari ini kembali saya up date blog lagi, kali ini kembali mereview Distro Indonesia dengan program nya yang khas. Distro yang satu ini cukup khas bisa dibandingkan dengan Distro yang lain. Bagaimana tidak! Distro yang satu ini mengusung tema Pendidikan yang didukung dengan aplikasi khasnya yakni Sistem Informasi Sekolah atau lebih dikenal dengan istilah Sisfokol. Distro yang saya maksud yaitu Linux BIASAWAE, pada kesempatan kali ini, saya mereview untuk versi ke tiga nya yang diberi nama alias code name "Daun Muda". Walaupun untuk sekarang ini sudah keluar untuk versi terbarunya (v4.0), namun sampai saat ini, saya pribadi belum mendapatkan untuk versi tersebut. Untuk versi ini (v3.0 red) pun, saya cukup lama mencarinya dan baru ketemu beberapa waktu yang lalu.
Seperti biasa, setelah saya mendapatkan file ISO-nya, saya pun membuatnya menjadi Live USB dengan bantuan aplikasi UNetBootin. Setelah selesai saya buat, saya pun mencobanya di NoteBook saya ini, dan hasilnya dapat dilihat pada ScreenShoot yang sempat saya buat berikut ini.


Minggu, 06 Januari 2013

Review Manux 2.0 Nusantara

Setelah sebelumnya sempat review Manux 1.3 Ireng Manis, kali ini saya kembali mereview-nya dengan versi yang terbarunya yakni Manux 2.0 Nusantara. Manux 2.0 Nusantara hadir dengan berbagai pembaruan, termasuk aplikasi yang disertakan. Banyak banget aplikasi yang disertakan yang siap pakai, aplikasinya beranekaragam kategori. Ini sesuai dengan semboyannya "Satu Untuk Semua".
Setelah mendapatkan file ISO nya, saya pun membuatnya menjadi live-USB dengan bantuan program MultiSystem. Dengan program tersebut, saya dapat membuat live-USB beberapa distro linux dalam satu Flashdisk. Setelah berhasil saya buat, saya pun mencobanya. Tampilannya, tetap istimewa dan elegan, seperti sebelumnya. Mau tau seperti apa tampilannya? Yuuk! kita lihat pada gambar berikut yang saya ambil dengan ScreenShoot.


Selasa, 01 Januari 2013

Review Linux Merdeka 9.10

Selamat Tahun Baru 2013. Selamat memasuki Tahun ini, semoga di tahun ini kita akan mendapatkan yang lebih baik. Semangat tahun baru, review distro yang khas punya Indonesia. Linux yang satu ini sudah lama ada di Indonesia, tetapi tidak apa lah, mumpung tahun baru. Linux yang saya maksud yakni Linux Merdeka 9.10. Semoga dengan semangat tahun baru ini, kita lebih semangat lagi untuk menggunakan linux, sehingga kita bisa merdeka secara IT.
Sebagaimana sebelumnya, file ISO nya saya buat menjadi Live-USB dengan menggunakan bantuan aplikasi MultiSystem. Setelah berhasil saya buat, saya pun mencobanya pada NetBook saya. Adapun ScreenShoot desktopnya yang sempat saya buat dapat dilihat pada gambar berikut.

Jumat, 28 Desember 2012

Review Linux UGOS 5.04 Gama

Setelah beberapa waktu yang lalu mereview distro dari luar, kali ini kemali lagi dengan distro lokal yang dibuat oleh salah satu kampus yang ada di Yogyakarta yakni Linux UGM Go Open Source (UGOS). Distro Linux UGOS diproyeksikan menjadi tolok ukur perkembangan pemanfaatan penggunaan perangkat lunak bebas/terbuka (open source software) di Universitas Gadjah Mada dan diharapkan mempermudah migrasi OSS di lingkungan UGM. Di samping itu, perkembangan UGOS juga diharapkan dapat membantu/mendukung secara keseluruhan terciptanya masyarakat madani di Indonesia yang bersahaja dalam penggunaan perangkat lunak.
Setelah mendapatkan file ISO nya, saya membuatnya menjadi Live-USB dengan bantuan program MultiSystem. Setelah saya gunakan, berikut ini beberapa ScreenShoot nya yang sempat saya buat.

Senin, 19 November 2012

Aku juga pake Linux Loohhh (Pengalaman Pake Linux)

Kali ini saya membuat tulisan yang lain dari biasanya, kalau biasanya review linux melulu, sekali-kali tulis pengalaman selama pake linux gitu. Ini saya buat, karena saya pikir sebagai ajang untuk berbagi kepada pembaca sekalian. Sapa tau ada pembaca yang bertanya, "kok review linux melulu, dia sendiri pake linux ga tuh, jangan-jangan cuma review doank, make ga".
Hehehehh........ boleh saja berpikiran begitu, tidak masalah... tapi kali ini saya akan sedikit memberikan catatan mengenai pengalaman saya selama menggunakan linux. Sedikit aja yah...... ga usah banyak-banyak..... soalnya saya tidak bisa menulis terlalu banyak. Tapi sebelum saya menuliskan mengenai pengalaman saya selama menggunakan linux, alangkah baiknya kalau pembaca sekalian melihat-lihat dulu ScreenShoot dari NetBook yang saya gunakan ini. Inilah Sistem Operasi Linux yang saya gunakan untuk saat ini (masih kepikiran untuk menggunakan yang lain sih, masih mencoba pengalaman disetiap Distro Linux). Biar tidak jauh-jauh, ntar kejauhan lagi. Kali ini ScreenShoot yang sempat saya ambil dari NetBook yang saya pakai ini adalah sebagai berikut :


Minggu, 18 November 2012

Review BlankOn Sajadah 8.0 Rote

Setelah BlankOn 8.0 Rote rilis, tidak lama kemudia BlankOn Sajadah 8.0 Rote pun rilis, tapi baru kali ini sempet buat up load review nya. Walaupun telat, tapi tidak apa-apa lah, baru sempet kok. Ini merupakan salah satu versi Linux yang diperuntukkan untuk ummat Islam di Indonesia pada khususnya dan pada dunia pada umumnya. Untuk versi kali ini, hadir dengan berbagai aplikasi yang up to date dan penambahan beberapa aplikasi islami yang sebelumnya belum ada di BlankOn Sajadah.
Setelah mendapatkan file ISO BlankOn Sajadah 8.0 Rote, saya pun kembali membuatnya menjadi Live-USB. Setelah jadi, saya menggunakannya pada NetBook saya dan adapun hasil ScreenShoot nya adalah sebagai berikut.


Sabtu, 17 November 2012

Review IGOS Nusantara 8.0

Setelah menggunakan IGOS Nusantara 7.0, kali ini saya akan mereview versi yang lebih baru yakni IGOS Nusantara 8.0. Sebenarnya versi ini sudah rilis beberapa waktu yang lalu, namun kali ini baru sempat saya up load, maklum masalah koneksi yang serba terbatas. Untuk versi kali ini saya mendapatkan file ISO-nya yang versi IGN Live DVD 32 bit. Setelah file ISO-nya saya buat menjadi Live-USB, saya pun mencobanya pada NetBook saya.  Adapun hasil ScreenShoot nya adalah sebagai berikut.


Review Sundara OS 7.33 Raja

Setelah lama tidak up date blog. Maklum ada kesibukan tersendiri. jadi beginilah, up date blog jadi tidak teratur. Tidak apa-apalah asalkan tetap up date blog. Kali ini saya akan menulis tentang sebuah Distro Linux yang dibuat dan dikembangkan oleh temen-temen kita dari HIMTI (Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika) Universitas Paramadina dan KPLT (Komunitas Penggiat Linux Tasikmalaya). Untuk versi kali ini adalah Sundara OS 7.33 Raja. Salut buat HIMTI dan KPLT dengan kerja keras dan gotong royong yang mereka bangun sehingga dapat menciptakan sebuah Distro Linux Sundara OS.
Tidak lupa, seperti sebelumnya. Untuk mereview sebuah Distro, saya selalu membuatnya menjadi Live-USB. Ini kan lebih praktis daripada harus di burning ke DVD terlebih dahulu. Setelah berhasil membuatnya menjadi Live-USB, saya pun langsung mencobanya di NetBook saya dan adapun tampilannya yang berhasil saya ambil dengan ScreenShoot adalah sebagai berikut.


Sabtu, 08 September 2012

Review SadharOS 12.05

Setelah sempat cek sana sini, kali ini saya mendapatkan satu Distro linux lagi yang dibuat oleh komunitas linux yakni Sanata Dharma Open Source Community (SaOS) yang diberi nama SadharOS. Untuk versi kali ini adalah SadharOS 12.05 yang berarti dibuat pada tahun 2012 pada bulan 05. Salut buat Komunitas Open Source Sanata Dharma, dengan semangat gotong royong dan kerja keras, maka SadharOS ini bisa terwujud.
Seperti biasa, setelah mendapatkan file ISO SadharOS 12.05 ini, saya pun membuatnya menjadi live-USB dengan bantuan program UNetbootin. Ini saya lakukan untuk mencoba dan menggunakannya tanpa harus mengeluarkan dana yang banyak, kan jadi irit gitu. Setelah berhasil saya buat dan boot di NetBook saya, maka adapun tampilannya yang sempat saya ambil dengan ScreenShoot adalah sebagai berikut.


Kamis, 06 September 2012

Review Kinjeng Linux [SB] v. 4.13

Beberapa waktu yang lalu, saya dapat sebuah distro lokal yakni linux yang diremaster oleh temen-temen dari kinjeng.net yang digunakan sendiri pada warnet cafe miliknya. Pada versinya kali ini adalah Kinjeng Linux [SB] v. 4.13. Setelah saya cek di websitenya, ternyata [SB] itu merupakan code name dari SpongeBob (setidaknya begitu yang saya baca). Linux ini memang dibuat untuk keperluan warnet (kinjeng.net), tetapi kita juga dapat menggunakannya dalam kebutuhan kita sehari-hari. Linux yang satu ini sangat ringan dengan desktopnya yang unik.
Setelah saya mendapatkan file ISO-nya, saya pun mencobanya dengan membuatnya menjadi Live-USB dengan bantuan program UNetbootin. Ini saya lakukan seperti sebelum-sebelumnya. Setelah berhasil membuatnya menjadi Live-USB, saya pun mencobanya di NetBook saya dan adapun beberapa tampilannya adalah sebagai berikut.



Kamis, 23 Agustus 2012

Review Manux Linux 1.3 Ireng Manis

Sambil menunggu rilis Manux Linux 2.0 Nusantara, tidak ada salahnya kalo meng-up date blog dengan review Manux versi lama yakni Manux 1.3 Ireng Manis. Sebenarnya sudah lama sih ingin menulis tentang Manux Linux 1.3 Ireng Manis ini, baru kesampaian, soalnya yang kemarin kemarin screenshot nya hilang. Linux ini merupakan salah satu karya anak-anak Bangsa yang luar biasa. Dengan semangat gotong royong untuk kemudahan dan keindahan dalam menggunakan Sistem Operasi (OS) yang lengkap dan powerfull, maka terciptalah Manux Linux ini. Dalam Manux Linux ini sudah disertakan berbagai aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan kita, mulai dari kebutuhan untuk kantor sampai kebutuhan untuk warnet.
Setelah mendapatkan file ISO nya, saya pun membuatnya menjadi live-USB ini kan lebih mudah dan lebih praktis (tidak perlu DVD tentunya). Seteleh saya boot dan mencobanya, hasilnya pun seperti tampak pada gambar berikut.

Selasa, 21 Agustus 2012

Review BlankOn 8.0 Rote

Setelah sekian lama tidak up date blog, kini kembali saya buat postingan baru mengenai linux yang dikembangkam oleh Anak-anak Indonesia yang sungguh luar biasa. Linux yang saya maksud adalah BlankOn Linux. Dengan semangat Kemerdekaan yang ke-67 Republik Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 2012 Tim Pengembangan BlankOn kembali merilis BlankOn terbaru yakni BlankOn 8.0 Rote yang diusung dengan berbagai aplikasi yang up to date. Ini diperuntukkan untuk mempermudah pengguna komputer di Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya.
Setelah mendapatkan file ISO dari BlankOn 8.0 Rote ini, saya pun langsung membuatnya menjadi live-USB, biasa untuk mengurangi resiko dan minim biaya. Setelah jadi, saya pun mencobanya dan hasilnya seperti gambar berikut.



Senin, 14 Mei 2012

Review IGOS Nusantara R7.0

Setelah menggunakan IGOS Nusantara R6.2, tidak lama kemudian rilis versi yang lebih baru yakni R7.0, setelah beberapa waktu yang lalu, saya pun mendapatkan file ISO-nya dari teman saya. Saya pun membuatnya menjadi live USB (karena dapatnya file ISO, bukan CD, biar irit hehehe......), lumayanlah flashdisk dengan kapasitas 1GB sudah cukup memadai. Dengan berbekal software LiveUSB Isntall yang ada di Linux, maka proses pembuatan boot dari flashdisk pun dengan mudah dapat dibuat. Setelah selelsai, saya pun langsung menggunakannya di NetBook saya yang 10 inchi ini, dan hasilnya dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Senin, 07 Mei 2012

Review BlankOn Pendidikan Pattimura 7.0

Selain merilis BlankOn Sajadah, Tim Pengembang BlankOn juga merilis BlankOn Pendidikan Pattimura 7.0, ini dikhususkan untuk digunakan dalam dunia pendidikan. Banyak program yang disertakan dalam versi ini yang mendukung dunia pendidikan. Inilah salah satu Linux karya Anak Bangsa yang patut kita hargai. Dengan kerja keras dan kepedulian merekalah pada dunia Open Source, sehingga ini semua bisa terwujud.
Beberapa waktu yang lalau teman saya sudah men-download file ISO-nya, maka saya pun meminta dari dia. Setelah saya dapat file-nya, seperti biasa, saya membuatnya menjadi live-USB dengan bantuan aplikasi X-boot. Setelah saya buat menjadi live-USB, saya pun langsung mencobanya dan hasil tampilannya dapat dilihat pada gambar berikut ini.  

Jumat, 04 November 2011

Review IGOS Nusantara R6.2

Setelah menggunakan IGOS Nusantara R6.0.1a beberapa waktu yang lalu, dan berselang beberapa waktu kemudian eehh versi R6.2 sudah rilis. Saya pun tanya ke Pak Nana Suryana untuk dikirimi lagi versi R6.2 ini. Setelah beberapa hari akhirnya kiriman CD/DVD dari pak Nana, sampai juga. Terima Kasih pak Nana. Walaupun CD/DVD nya sudah sampai beberapa waktu yang lalu, tapi baru sempat buat Review (maaf ya pak Nana, Review nya telat). saya pun menggunakan CD tersebut buat boot di komputer saya. walaupun dalam tampilannya tidak ada yang beda dengan yang sebelumnya (IGOS Nusantara R6.0.1a). Namun dalam aplikasi-nya ada beberapa peningkatan dan pembaruan yang ada, termasuk memperbarui versi aplikasi menjadi yang terbaru. Sebagai pelengkap dalam postingan kali ini, berikut ini tampilkannya.


Kamis, 03 November 2011

Review BlankOn Sajadah Pattimura 7.0

Setelah BlankOn 7.0 Pattimura berhasil dirilis, maka tidak lama kemudian versi islaminya pun dirilis yakni BlankOn Sajadah Pattimura 7.0 yang memiliki tambahan aplikasi khusus islami. Inilah salah satu Linux karya Anak Bangsa yang patut kita hargai. Dengan kerja keras dan kepedulian merekalah pada dunia Open Source, sehingga ini semua bisa terwujud.
Beberapa waktu yang lalau teman saya sudah men-download file ISO-nya, maka saya pun meminta dari dia . Setelah saya dapat file-nya, seperti biasa, saya membuatnya menjadi live-USB dengan bantuan aplikasi X-boot. Setelah saya buat menjadi live-USB, saya pun langsung mencobanya dan hasil tampilannya dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Review POCI 2.7 Kaligung

Sewaktu saya lagi menggunakan salah satu layanan Social Networking, saya mendapatkan info bahwa ada Linux yang dibuat oleh anak bangsa yang tergabung dalam KPLI Tegal. Saya pun mencari dimana bisa saya dapatkan Linux tersebut. Setelah mencari di mbah Google, akhirnya ketemu juga tempat untuk Download-nya. Seperti biasa, minta tolong sama temen saya untuk men-Download-nya (dia kan punya koneksi yang lumayan). Maklumlah, dia selalu mau men-Download-in yang aku minta (makasih temen). Setelah selang 2-3 hari saya ke tempat teman saya dan ternyata file ISO-nya sudah di Download. Saya pun mengambilnya dan membawanya pulang. Selanjutnya saya membuatnya menjadi live-USB . Setelah saya buat boot, adapun tampilannya seperti gambar berikut ini.


Minggu, 25 September 2011

Review GarudaONE OS 1.1.5

Pada saat saya lagi menggunakan layanan Facebook, saya menemukan semua halaman yang katanya Linux karya Anak Bangsa, saya pun membukanya dan ternya ini dia Linux GarudaOne. Setelah saya baca sedikit keterangannya lewat Facebook, saya pun mendapatkan website-nya dan langsung membukanya dan menemukan link untuk downloadnya. Setelah saya temukan dan membaca sedikit panduan yang ada, saya sempat berfikir bagaimana cara memiliki Linux yang satu ini!? Saya lihat file ISO-nya 3,8GB, waaah besar banget. Karena saya tertarik untuk mencoba menggunakannya, saya pun memberanikan diri untuk meminta tolong saya teman saya untuk men-Download-nya. Awalnya, teman saya tidak mau, lagi banyak tugas katanya! Tapi, setelah saya bilang Download-nya kapan-kapan aja, saya juga tidak terburu-buru untuk mencobanya.
Setelah berlalu beberapa hari (hampir seminggu lah), teman saya bilang bahwa Linux GarudaONE OS sudah dia Download. Saya pun mengambilnya dengan Flashdisk. Untuk dapat membuktikan bahwa file yang di Download teman saya tidak rusak atau corrupt, saya pun membuatnya menjadi live-USB. Ini saya pikir lebih praktis daripada harus mem-burning-nya terlebih dahulu (DVD kan mahal, irit dikit lah, sapa tau rusak, kan bisa rugi). Setelah saya coba buat booting akhirnya berhasil juga saya gunakan. Dan ternyata lumayan bagus lah untuk pemula dalam menggunakan linux. Setelah berhasil saya gunakan dan membuka-buka apa aja yang ada pada GarudaONE OS ini, ini dia tampilannya.