Minggu, 20 Oktober 2013

Review Puppy Linux 5.6 Precise

Up date blog lagi nie, kali ini saya kembali mereview Puppy Linux dengan versi terbarunya yaitu Puppy Linux 5.6 setelah sebelumnya mereview versi 5.5 dengan ukurannya yang kecil. Ukurannya hanya 177,9 MB (atau tepatnya 177.856.512 bytes). Lumayan kecil kan? Untuk sebuah Sistem Operasi dengan beragam program yang tersedia dalam berbagai kategori. Cukup untuk memenuhi kebutuhan berkomputer kita sehari-hari.
Seperti biasa, setelah mendapatkan file ISO-nya, saya pun membuatnya menjadi Live-USB dengan bantuan Program MultiSystem. Setelah selesai, saya pun mencobanya di NoteBook saya ini. Setelah berhasil boot, tampilannya tidak jauh berbeda dengan versi sebelumnya. Perbedaan ada pada Program yang disertakan, Programnya lebih baru (up date) dari pada yang sebelumnya. Adapun tampilannya yang sempat saya buat dengan ScreenShoot sewaktu mencobanya dapat dilihat pada gambar berikut.


Minggu, 13 Oktober 2013

Install Linux ke dalam FlashDisk

Install Linux ke Komputer atau Laptop sudah biasa. Membuat Linux menjadi Live-USB itu juga sudah biasa. Install Linux ke dalam FlashDisk itu baru sesuatu yang beda. Kali ini saya akan berbagi kepada anda semua, cara Install Linux ke dalam Flashdisk. Cara ini tidak jauh berbeda dengan Install Linux ke PC atau Laptop, hanya tempat install nya aja di FlashDisk. Tulisan saya ini terinspirasi dari salah satu artikel yang ada di AYO BELAJAR LINUX di sini.
Sebelum memulainya, siapkan terlebih dahulu FlashDisk yang akan di Install linux, setidaknya ukurannya 8 GB, pastikan tidak ada data didalamnya. Pada kesempatan kali ini saya menggunakan TeaLinuxOS 5.0 Kukicha Tea, info review-nya baca di sini. Coba aja dulu secara Live, baik Live DVD ataupun Live USB. Kalau sudah cocok, bisa lanjut ke tahap selanjutnya. Berikut ini tampilan Desktop saat digunakan secara Live.


Minggu, 29 September 2013

Review Ubuntu 13.04 Raring Ringtail

Setelah sekian lama tidak up date blog (maklum, lagi banyak kesibukan disana sini, jadi ga sempet buat up date blog). Kali ini saya kembali membuat tulisan untuk mereview linux yang populer. Ini untuk melengkapi tulisan sebelumnya yaitu Kubuntu dan Lubuntu, kali ini dengan Desktop nya yang Unity, ini adalah versi Ubuntu 13.04 Raring Ringtail. Walaupun ini bisa dibilang sudah terlambat, tetapi tidak apa-apa, daripada tidak ada (sambil melengkapi tulisan sebelumnya saja), sambil menunggu yang terbaru rilis.
Seperti biasa, setelah mendapatkan file ISO-nya saya pun membuatnya menjadi Live-USB dengan bantuan Program MultiSystem, lebih praktis dan lebih mudah. Setelah selesai, saya pun mencobanya di NoteBook saya ini. Adapun tampilannya yang sempat saya buat dengan ScreenShoot sewaktu mencobanya dapat dilihat pada gambar berikut.


Sabtu, 17 Agustus 2013

Review openSUSE 12.3 Dartmouth

MERDEKA!!! Tidak terasa Bangsa Indonesia hari ini merayakan Kemerdekaan yang ke 68. Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 68. Semoga Indonesia semakin jaya dalam segala hal. Termasuk dalam dunia Open Source. Semangat Free Open Source Software.
Hari ini semangat up date blog lagi aaahh, semangat kemerdekaan, jadi ketularan deh. Bagaimana perayaan 17-an di tempat Anda? Semoga menyenangkan ya. Kali ini saya kembali up date blog dengan mereview Distro yang sudah lama ada, Distro yang spesial dengan warna hijau-nya dan biasa dikenal dengan istilah kadal hijau. Tidak ada yang salah dengan ini semua, karena memang Distro yang satu ini memiliki ikon kadal hijau. Distro yang saya maksud adalah Distro openSUSE, yang sekarang sudah rilis yakni openSUSE 12.3 Dartmouth. Sebenarnya sih sudah rilis beberapa waktu yang lalu, tetapi baru sempat untuk review-nya, tidak apa-apa lah, dari pada tidak sama sekali.
Setelah mendapatkan file ISO-nya, saya pun membuatnya menjadi Live-USB dengan bantuan program MultiSystem. Setelah selesai, saya pun langsung mencobanya. Seperti yang ditulis di web resmi-nya, segampang 1 2 3, sebagaimana rilisnya kali ini. Setelah mencobanya di NoteBook saya ini, saya pun membuat beberapa ScreenShoot untuk saya tampilkan di blog saya ini. Berikut beberapa ScreenShoot yang sempat saya buat sewaktu mencobanya.


Senin, 05 Agustus 2013

Review DoudouLinux 1.2 Gondwana

Tidak terasa, sebentar lagi lebaran. Biasanya kalau lebaran kan rame-rame tuh. Banyak yang kumpul, tidak terkecuali anak-anak. Anak-anak kumpul senengnya main. Kesempatan baik nih buat mengenalkan linux kepada mereka. Apalagi linux yang satu ini yaitu DoudouLinux. Bakalan bisa belajar sambil bermain. Karena Distro yang satu ini spesial untuk anak-anak. DoudouLinux untuk kali ini adalah versi DoudouLinux 1.2 Gondwana. Walaupun versi terbaru sudah rilis, tetapi tidak ada salahnya kan, kalau pakai versi DoudouLinux 1.2 Gondwana.
Kali ini berbeda dari biasanya, setelah mendapatkan file ISO-nya, saya pun membuatnya menjadi Live-USB dengan bantuan Program MultiSystem. Semuanya berjalan dengan baik, saya mendapatkan tampilan yang khusus buat anak-anak. Namun, masalah baru saya temukan, sewaktu saya mau membuat ScreenShoot dari tampilannya. Tidak ada program untuk mengambil gambar Desktop, masa review ga ada gambarnya! Setelah melalui berbagai cara, akhirnya saya mendapatkan ScreenShootnya juga. Adapun tampilannya bisa dilihat pada gambar berikut.


Minggu, 28 Juli 2013

Review Zorin OS 7 Educational

Menanti buka puasa sambil berakhir pekan, ada baiknya kalau saya up date blog lagi ah. Kali ini saya kembali mereview sebuah Distro yang indah. Tampilannya kreatif dan inovatif, berbeda dari Distro yang lain. Distro yang satu ini memiliki kekhasan tersendiri. Distro yang saya maksud yaitu Zorin OS. Pada kesempatan kali ini, saya mereview untuk versi Zorin OS 7 Educational. Zorin OS yang diperuntukkan bagi dunia pendidikan.
Seperti biasa, setelah mendapatkan file ISO-nya, saya pun membuatnya menjadi Live-USB dengan bantuan program MultiSystem. Setelah berhasil, saya pun mencobanya di NoteBook saya ini. Tampilannya memang kreatif dan inovatif, ini juga bisa dilihat dari filosofi background yang disertakan secara default. Adapun beberapa ScreenShoot yang sempat saya buat sewaktu mencobanya dapat dilihat pada gambar berikut.


Minggu, 21 Juli 2013

Review Kubuntu 13.04 Raring Ringtail

Di bulan Ramadan ini, mengisi waktu luang sambil membuat tulisan. Kali ini saya kembali mereview Distro yang sudah tidak asing bagi kita, yaitu Ubuntu. Tetapi, kali ini dengan Desktop yang berbeda setelah sebelumnya LXDE, sekarang dengan Desktop KDE atau lebih dikenal dengan sebutan Kubuntu. Banyak yang suka pakai KDE, karena desktop-nya yang menawan dan tentunya memberikan suasana yang berbeda, apabila dibandingkan dengan Desktop Environment yang lain.
Seperti biasa, setelah saya mendapatkan file ISO-nya, saya pun membuatnya menjadi Live-USB dengan bantuan program MultiSystem. Setelah berhasil saya buat, saya pun mencobanya di NoteBook saya, tetapi tampilannya sedikit kurang pas. Saya pun mencobanya lagi di Laptop, hasilnya cukup menawan. Adapun ScreenShoot yang sempat saya buat pada saat mencobanya, dapat dilihat pada gambar berikut.